Kemarin saya memberikan sedikit musik rock yang ada di Indonesia, akan tetapi apakah kalian sendiri sudah tau apa sebenarnya musik rock itu? Buat kalian yangh ingin mengetahui apa music rock itu sendiri yuk baca terus artikel yang saya bagikan hari ini.
Pada malam ini saya akan membagikan sedikit pengetahun tentang music rock, bagi kalian yang ingin mengetahui dan sedikit menambah wawasan tentang musik rock yuk simak ulasan yang saya bagikan ini
MUSIK ROCK
Pengertian
Musik
rock (bahasa Inggris: rock)
adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada
pertengahan tahun '50-an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun '40 dan '50-an serta berbagai
pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rok juga mengambil gaya dari berbagai
musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz
dan musik klasik.[1]
Bunyi
khas dari musik rok sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara
pada rhythm section dengan gitar bass dan drum,
dan kibor seperti organ, piano
atau sejak '70-an, synthesizer. Di samping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan
sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rok "mempunyai
tiga chords, backbeat yang konsisten dan mencolok dan melodi yang
menarik".
Pada
akhir tahun '60-an dan awal '70-an, musik rok berkembang menjadi beberapa
jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di Amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock
dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion.
Pada tahun '70-an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk,
dan musik latin.
Juga pada tahun '70-an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (subkategori)
seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Subkategori rock yang mencuat pada tahun '80-an
termasuk New Wave, hardcore punk, dan alternative rock. Pada tahun '90-an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal.
Sebuah
kelompok pemusik yang mengkhususkan diri memainkan musik rok dijuluki rock
band atau rock group (grup musik rok). Rock group banyak yang
terdiri dari pemain gitar, penyanyi utama (lead singer), pemain gitar
bass, dan drummer (pemain drum), membentuk sebuah quartet. Beberapa
group menanggalkan satu atau dua posisi di atas dan/atau menggunakan pennyanyi utama
sebagai pemain alat musik di samping menyanyi, membentuk duo
atau trio. Grup lainnya memiliki pemusik tambahan seperti dua
rhythm gitar dan atau seorang keyboardist (pemain kibor).
Agak lebih jarang, penggunaan alat musik bersenar seperti biola,
cello, atau alat tiup seperti saksofon, trompet, atau trombon.
Karakteristik
Secara
umum, musik rok berpusat pada gitar listrik, yang terbentuk sebagai bentuk modern pada
1950an dengan adanya kepopuleran rock and roll. Instrumen ini biasanya didukung
oleh gitar bass yang menjadi pionir pada musik jazz di waktu yang
sama, dan suara perkusi yang dihasilkan dari drum kit yang
menggabungkan drum dengan simbal. Ketiga instrumen ini biasanya juga
menggunakan instrumen yang lainnya khususnya kibor seperti piano,
organ, synthesizer. Sekelompok musisi yang memainkan
musik rok dinamakan band rock atau grup rock dan
biasanya terdiri antara 2 sampai 5 orang. Umumnya, sebuah band rock berbentuk kuartet yang masing-masing anggotanya memegang satu atau
beberapa peranan, yaitu vokalis, gitaris utama,
gitaris ritme,
gitaris bass,
drummer dan kadang-kadang juga berisi pemain kibor
atau pemain musik lainnya.
Umumnya,
musik rok menggunakan ritem yang sederhana dengan tanda birama 4/4, dengan
memukul snar drum dua atau empat kali berulang-ulang. Dari segi melodi biasanya
menggunakan bentuk nada
yang lebih tua, seperti dorian, mixolydan, juga nada
mayor
dan minor.
Harmoninya berasal dari yang umum seperti triad
ke yang paralel fourths dan fifths dan perubahan yang harmonis. Lagu rock pada
pertengahan 1960an biasanya menggunakan struktur
verse-chorus yang didatangkan dari musik blues dan folk, namun ada
beberapa variasi pada bentuk ini. Para kritikus dibuat bingung dengan
eklektisme dan perbedaan musik rok. Karena mempunyai sejarah yang kompleks dan
membawa unsur dari bentuk musik dan kebudayaan lain, ini telah dikatakan bahwa
“ini mustahil untuk mendefinisikan musik rok”
Tidak
seperti gaya yang sebelumnya pada musik populer, lirik pada musik rok mempunyai
tema yang luas daripada hanya tema cinta seperti: sex, perlawanan terhadap
pemerintah, serta keadaan sosial dan gaya hidup. Tema ini diambil dari beberapa
sumber seperti tradisi pop Tin Pan Alley, musik folk dan rhythym and
blues. Jurnalis musik Robert Christgau
mengkarakteristikan lirik musik rok sebagai “keren tingkat menengah” dengan
kalimat yang sederhana dan refrain yang diulang-ulang, dan memang benar bahwa
“fungsi” utama musik rok adalah untuk musik, atau, lebih banyak umumnya
kebisingan. Dengan didominasi oleh kaum kulit putih, pria dan musisi kelas
menengah pada musik rok sudah menjadi umum dan musik rok sering menyatukan
unsur musik orang kulit hitam untuk yang muda, putih dan sebagian besar
penontonnya laki-laki. Hasilnya telah terlihat dengan adanya penggabungan kedua
gaya serta liriknya.
Sejak
istilah rock mulai digunakan untuk preferensi pada rock and roll dari
pertengahan 1960an, biasanya sering dikaitkan dengan musik pop, dengan
banyaknya karakteristik yang sama, namun dari sini biasanya terdapat jarak
dengan musisianship, pertunjukkan langsung dan fokus dengan tema serius dan
progresif sebagai bagian keyakinan autentik yang sering digabungkan dengan
kewaspadaan sejarah genre ini dan perkembangannya. Dikutip dari Simon Frith
“rock adalah sesuatu yang lebih daripada pop, sesuatu yang lebih daripada rock
and roll. Musisi rock menggabungkan kemampuan dan teknik dengan konsep seni
yang romantis sebagai ekspresi artistik dan orisinal”. Pada milenium baru
istilah rock kadang-kadang digunakan sebagai “blanket term” termasuk bentuk
musik seperti musik pop, musik reggae,
musik soul, dan bahkan hip hop, di mana musik ini telah dipengaruhi rock namun banyak
berkontras terhadap sejarahnya.
Asal-usul (1950an – awal
1960an)
Dasar dari musik rok
adalah rock and roll, yang berasal dari Amerika Serikat selama akhir 1940an dan
awal 1950an, dan dengan cepat menyebar ke penjuru dunia. Genre ini berasal dari
musik kulit hitam yang beragam pada waktu itu, termasuk rhythym and
blues dan musik rohani,
dengan country and
western. Pada tahun 1951, DJ asal Cleveland, Ohio Alan Freed
mulai memainkan musik rhythym and blues untuk para penonton multi-ras, dan
disebut sebagai yang pertama menggunakan frase “rock and roll” untuk
menjelaskan musik ini.
Banyak perdebatan
mengenai rekaman yang dikenal sebagai rekaman pertama rock and roll. Yaitu lagu dari Goree Carter
berjudul “Rock Awhile” (1949); Jimmy Preston
“Rock the Joint”
(1949), yang selanjutnya lagu ini dicover oleh Bill Haley & His Comets
pada tahun 1952; dan “Rocket 88” oleh Jackie Brenston
and his Delta Cats (faktanya bernama, Ike Turner dan bandnya The Kings of
Rhythym), direkam oleh Sam Phillips
untuk Sun Records
pada tahun 1951.
Empat tahun kemudian, lagu dari Bill Haley “Rock Around the
Clock” (1955) menjadi lagu rock and roll pertama yang menduduki
puncak tangga lagu majalah Billboard dengan penjualan utama dan
grafik penyiaran, serta membuka pintu ke selutuh dunia untuk gelombang baru
kebudayaan populer ini..
Banyak juga yang
menyatakan bahwa lagu “That’s All Right (Mama)” (1954), singel pertama Elvis Presley untuk Sun Records di Memphis sebagai rekaman
rock and roll pertama, namun di waktu yang sama, lagu dari Big Joe Turner
“Shake, Rattle & Roll”, yang kemudian dicover oleh Haley,
pernah menduduki tangga lagu Billboard R&B charts. Artis lain dengan awal hits rock and
roll termasuk Chuck Berry, Bo Diddley,
Fats Dominoo,
Little Richard,
Jerry Lee Lewis,
dan Gene Vincent.
Rock and roll segera menjadi kekuatan penjualan rekaman yang besar di Amerika,
seperti Eddie Fisher,
Perry Como,
dan Patti Page, yang pernah mendominasi tangga lagu pada dekade
sebelumnya, ketika mengakses tangga lagu pop menurun secara signifikan.
Rock and roll sering
dilihat sebagai pemimpin untuk beberapa sub-genre, termasuk rockabilly,
menggabungkan unsur rock and roll dengan musik country “hillbilly”, di mana
biasanya dimainkan dan direkam pada pertengahan 1950an oleh penyanyi kulit
putih seperti Carl Perkins,
Jerry Lee Lewis, Buddy Holly dan dengan sukses komersial
yang terbaik, Elvis Presley. Sebaliknya doo wop menempatkan
vokal harmoni berganda dan backing lirik yang tidak mempunyai arti apa-apa
(dari sinilah nama genre ini berasal), yang umumnya diisi dengan instrumentasi yang
ringan berasal dari grup vokal Afrika-Amerika pada 1930an dan 1940an. Artis
seperti The Crows, The Penguins,
The El Dorados,
dan The Turbans
semuanya mencetak hits, dan grup seperti The Platters, dengan lagu “The Great
Pretender” (1955), dan The Coasters dengan lagu humoris seperti “Yakety Yak”
(1958), diberi peringkat sebagai artis rock and roll yang paling sukses pada
waktu itu.
Era ini juga melihat
pertumbuhan popularitas gitar listrik, dan perkembangan yang
spesifik terhadap gaya bermain rock and roll melalui artis seperti Chuck Berry,
Link Wray, dan Scotty Moore.
Penggunaan efek distorsi,
dikembangkan oleh gitaris electric blues
seperti Guitar Slim,
Willie Johnson
dan Pat Hare pada awal
1950an, dan dipopulerkan oleh Chuck Berry pada pertengahan 1950an. Penggunaan power chord,
dikembangkan oleh Willie Johnson dan Pat Hare pada awal 1950an, dan
dipopulerkan oleh Link Wray pada akhir 1950an
Di Britania Raya,
gerakan trad jazz dan folk membawa
pengaruh musik blues ke Inggris.[18] Hit oleh Lonnie Donegan
“Rock Island Line”
pada tahun 1955 membawa pengaruh yang besar dan membantu untuk mengembangkan
tren grup musik skiffle
ke seluruh negeri, banyak dari mereka contohnya band John Lennon The Quarrymen,
berpindah genre ke rock and roll.
Para komentator
menyatakan berakhirnya era rock and roll pada akhir 1950an dan awal 1960an.
Dengan meninggalnya Buddy Holly , The Big Booper
dan Richie Valens
pada kecelakaan pesawat tahun 1959, kepergian Elvis untuk menjadi tentara,
Little Richard beralih profesi menjadi pendeta, Jerry Lee Lewis dan Chuck Berry
diprosekusi dan membongkar skandal payola (di mana
melibatkan publik figur, yaitu Alan Freed, dengan melakukan penyuapan dan
korupsi pada saat mempromosikan seorang artis atau sebuah lagu), hal ini
memberikan rasa bahwa era rock and roll yang dibangun sampai titik atas mulai
berakhir








0 komentar:
Posting Komentar